Wartanews9.my.id || SURABAYA – FSPMI menggelar sosialisasi sekaligus pendataan tahap kedua Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Tahun 2026 melalui jalur afirmasi anak buruh. Kegiatan berlangsung Minggu, 28 Juni 2026, bertempat di Warkop Garage, Jalan Candi Lontar No. 43D, dan dihadiri belasan wali murid.
Acara dipimpin langsung oleh Abdul Azis Rahmaddani Patty, didampingi Rizki Mahendra selaku pendamping FSPMI. Materi utama yang disampaikan berkaitan dengan proses pendaftaran dan posisi peserta yang sudah masuk ke tahap kedua seleksi, serta berbagai informasi pendidikan yang dianggap penting bagi keluarga pekerja.
Dalam pemaparannya, Rizki Mahendra menegaskan bahwa keberadaan serikat buruh bukan hanya berfungsi memperjuangkan hak‑hak ketenagakerjaan. Organisasi ini juga berperan sebagai “rumah belajar” sekaligus wadah pendampingan dan advokasi luas, mencakup isu kesehatan hingga pendidikan anggota beserta keluarganya.
“Bagi kami, turut berperan serta mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat UUD 1945. Dukungan pendidikan bagi anak anggota adalah bukti nyata peran serikat di luar hubungan kerja,” ujar Rizki selaku narasumber kegiatan.
Sementara itu, Abdul Azis Rahmaddani Patty menyoroti keistimewaan kebijakan di Jawa Timur. Menurutnya, provinsi ini menjadi satu‑satunya wilayah di Indonesia yang menyediakan kuota khusus jalur afirmasi anak buruh dalam sistem penerimaan sekolah negeri. Kebijakan tersebut, katanya, merupakan buah dari perjuangan panjang serikat buruh, termasuk dalam gelaran aksi peringatan Hari Buruh setiap 1 Mei.
Para wali murid yang hadir mengaku sangat terbantu dengan pendampingan tersebut, terutama terkait kepastian status anak mereka di tahap kedua seleksi. Di akhir pertemuan, panitia mengimbau seluruh orang tua untuk tetap menjalin komunikasi aktif dengan pendamping yang ditunjuk FSPMI guna memantau kelanjutan proses penerimaan anak‑anak mereka.
(Dah)
dibaca
