Hadiri Pelantikan Pengurus DPP IARMI Jawa Timur, TNI AL Tegaskan Komitmen Perkuat Persatuan dan Bela Negara


Wartanews9.my.id || Kepala Dinas Teritorial Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kadister Kodaeral) V Kolonel Laut (T) Bagus Arianto, A.Md., S.T., menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Jawa Timur Periode 2025–2029 yang diselenggarakan di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Minggu (28/6/2026). 


Pelantikan tersebut mengusung tema "Merawat Kebhinnekaan, Perkuat Soliditas Organisasi untuk Berkiprah Menjaga Keutuhan NKRI", sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekjend IARMI sekaligus Wamen PDT Ir. H .A. Riza Patria,M.B.A., jajaran pengurus IARMI pusat dan daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.


Kehadiran TNI AL pada kegiatan ini merupakan wujud sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam membangun semangat bela negara, memperkokoh persatuan, dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor guna menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.


Melalui momentum pelantikan kepengurusan yang baru, diharapkan DPP IARMI Jawa Timur dapat terus berkontribusi secara aktif dalam pembinaan karakter kebangsaan, mempererat persaudaraan antaralumni Resimen Mahasiswa, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan TNI dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan keutuhan NKRI.


TNI AL senantiasa mendukung setiap upaya yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan, wawasan nusantara, dan semangat bela negara sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara menuju Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.


Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V.   (Rjl)


dibaca

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama